Satu Click Bikin Asyik

Tag: wonosobo

Sayyid Ibrahim Ba’abud, Perekat ‘Ulama ASWAJA di kota dingin Wonosobo

Sayyid Ibrahim Ba’abud, Perekat ‘Ulama ASWAJA di kota dingin Wonosobo

Diaspora Islam Damai, Entertainment, Harmoni
Oleh : Ahmad Muzan MP.dI Beliau adalah Ibrahim bin Ali bin Hasyim Ba'abud Kauman Wonosobo, salah seorang habaib yang dari silsilah keluarganya bermarga Ba'bud Kharbasan. Lahir sebagai putra ketiga dari tiga bersaudara pada tahun 1864M dari ayah yang bernama Ali bin Hasyim dan ibunya Syarifah Khotijah di Kauman Wonosobo. Semenjak kecil telah mendapat pendidikan agama dari orang tuanya dengan belajar mengaji. Semenjak kecil sudah mulai dikenalkan dengan Ilmu keislaman, termasuk ilmu Tasawuf (thoriqoh). Sebelum belajar lebih lanjut kepada para Ulama dan Habaib lainnya. Kegemaran pada ilmu inilah yang kelak mengantarkannya menjadi seorang Mursyid thariqoh dan pendiri NU Wonosobo. Kecintaanya kepada ilmu dan Ulama Ahlussunah Wal Jama’ah beliau tunjukan melalui perjumpaannya deng
Memaknai Menep

Memaknai Menep

budaya, Entertainment, Lenggeran
Burung-burung sawah berkicau merdu, kang Jumal kembali memainkan budengannya lirih-lirih. Kang Iman yang berada di sampingnya sedari awal yang memang sudah asyik tandang dongengan sesekali ikut terbawa arus nada-nada indah membuat dirinya liyer-liyer ingin beranjak tidur, namun ini di pematang sawah yang langsung niat pun diurungkan. Ya, memang duduk di atas gubuk sungguh nikmat dan cocok untuk mapan legerengan. “Eh, kang saya njur teringat perihal menep juga, yang dapat diibaratkan menep itu seperti paku yang masuk kedalam. Orang kalau menep itu tidak mudah goyah hatinya.” kata Kang Iman sembari menyandarkan punggungnya di bambu dinding gubuk. “Nah memang seperti itu kang, menep memang sebuah proses pribadi sebagai jalan menuju kepada gusti Allah sebab segala tujuan tak lain kan ya
Mbah Subkhi; Kiai Bambu Runcing

Mbah Subkhi; Kiai Bambu Runcing

Entertainment, Harmoni, What's Hot
Oleh: Ahmad Muzan MP.dI KH Syaifuddin Zuhri mengisahkan: “Berbondong-bondong barisan-barisan Lasykar dan TKR menuju ke Parakan, sebuah kota kawedanan di kaki dua gunung penganten sundoro Sumbing..... Diantaranya yang paling terkenal adalah Hizbullah di bawah pimpinan Zainul Arifin, Barisan Sabilillah di bawah pimpinan KH Masykur.<> “Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia” di bawah pimpinan Bung Tomo,  “Barisan Banteng” di bawah pimpinan dr. Muwardi, Lasykar Rakyat dibawah pimpinan Ir. Sakirman, “Laskar Pesindo” dibawah pimpinan Krissubbanu dan masih banyak lagi. Sudah beberapa hari ini baik TKR maupun badan-badan kelasykaran berbondong-bondong menuju ke Parakan……”. KH Saefudin Zuhri, mantan Menteri agama itu mengantar sendiri KH.A.Wahid Hasyim,KH.Zainul Arifin dan beberapa
Hotel Kresna Wonosobo Yang Bersejarah

Hotel Kresna Wonosobo Yang Bersejarah

LifeStyle
Perlu kita ketahui Hotel Kresna Wonosobo merupakan sebuah hotel bersejarah di Kabupaten Wononosbo sekaligus bisa dikatakan sebagai hotel terbesar di Wonosobo. Saat ini Hotel Kresna banyak digunakan sebagai tempat persinggahan utamanya oleh wisatawan asing yang akan atau telah mengunjungi objek wisata Dataran Tinggi Dieng. Hotel Kresna Wonosobo memiliki lokasi yang sangat strategis di pusat kota, dekat dengan alun alun Wonosobo dan berada di jalan akses menuju kawasan Dieng. Hotel heritage ini dibangun pada tahun 1917 dengan nama Grand Hotel Dieng dan dijalankan oleh seorang berkebangsaan belanda bernama JW Muthert beserta keluarganya. Sejarah Hotel Kresna berawal dari ditemukan kembalinya situs raja-raja kuno Jawa oleh seorang arkeolog berkebangsaan Belanda bernama HC Cornelius pada ta...
Sinau parikan, menyemai harapan #2

Sinau parikan, menyemai harapan #2

budaya, Entertainment, Lenggeran, What's Hot
“Berbicara mengenai parikan, dan harapan saya jadi teringat waktu itu kang, ketika belajar mabur.” Celetuk Lik Slamet. “Wah, masak si lik sinau mabur kaya muridnya Barsesa saja sampean lik. Heuheu” ejek Kang Iman tak percaya. “Lho, sampean menyepelekan saya ya hehe..” “Lah, masa zaman now sinau kok sinau mabur kan gak masuk akal. Kang Iman masih tak percaya.” “Zaman sekarang kan ada kata no pict = hoax nah mumpung sampean sela coba praktekkan lik?“ “Ayoo lik tas-tes! ..” Tantang kang Iman. “Begini begini kang, duduk dulu yang tenang, sah grusa-grusu kaya kit zaman nou saja sukanya instan.. heuheu..” “Monggo sambil disambi kopinya, sik tenang.” Tukas lik Slamet mempersilahkan kang Iman, lalu melanjutkan pembicaraanya. “Mengenai sinau mabur jadi sebenarnya memang bena
Ndedher Parikan Lengger

Ndedher Parikan Lengger

budaya, Lenggeran, Tradisi, What's Hot
“Apabila muncul sebagai bagian kesenian dalam bentuk cakepan wacana parikan memiliki susunan titilaras sesuai dengan situasi seni bersangkutan. Susunan titilaras selalu berdasarkan nada gamelan..”ujar lik Slamet. “Dalam kehidupan sehari hari pun seringkali tidak seluruh parikan diucapkan, terutama pada parikan yang yang telah diketahui secara umum oleh masayarakat, kang.. bagian larik yang sengaja diucapkan dianggap telah diketahui oleh pendengar, seperti parikan.. tak rewangi nuthuk sumur/ mbok menawa metu banyune/.” “Khalayak yang menjadi sasaran atau pendengar telah mengetahui bahwa gatra atau larik lanjutannya adalah tak rewangi totohan umur/ mbok menawa dadi jodhone/”.. parikan ini sering kita dengar pada beberapa babak tari lengger yang kerap tampil di Wonosobo. tandas lik
Ayo! Camping Ceria di Wisata Alam Sigrowong

Ayo! Camping Ceria di Wisata Alam Sigrowong

Breaking News, Catetan Dolan, Travel, What's Hot, Wisata
Camp akbar bersama anak yatim Temanggung-Wonosobo merupakan salah satu wujud dari sebuah tujuan berbagai komunitas untuk berbagi terhadap sesama. Kegiatan camping  ini melibatkan berbagai komunitas baik dari Temanggung maupun Wonosobo. Camp akbar akan dilaksanakan pada tanggal 7-8 april 2018 tepatnya di tempat wisata Sigrowong, Kandangan, Temanggung. Tema yang diusung pun menarik yaitu "Berpacu dan bergandeng bersama dalam nuansa solidaritas dan toleransi antar sesama". Disini menjelaskan meski, berangkat dari berbagai identitas dan latar belakang yang beda dari masing masing komunitas tetapi tidak membedakan antara satu sama lain, dari berbagai komunitas inilah membuktikan bahwa acara ini dapat dibentuk berkat kerjasama antara satu komunitas dan komunitas yang lainnya. Acara