Satu Click Bikin Asyik

Bertemu KH.Sahal Mahfudz yang ‘allamah

DIASPORA ISLAM DAMAI – 12
(Bertemu KH.Sahal Mahfudz yang ‘allamah)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Oleh: Ahmad Muzan MPd,I

Teringat tatkala penulis masih aktif belajar di Institut Ilmu Al Quran Jawa Tengah, sering terjadi diskusi kecil diantara kawan kawan mahasiswa tentang sosok seorang Kyai yang begitu intelektual. Perbincangan tentang sosok itu menjadi semakin menghangat, manakala diantara peserta diskusi kecil sudah membaca tulisan beliau yang ada di surat kabar tentang berbagai persoalan sosial yang dikupas dalam sudut pandang agama, menariknya lagi dalam pandanga fikih.

Diskusi pun menjadi semakin menarik manakala dibumbui oleh teman diskusi yang kebetulan alumni Matholiul Falah.
Kemenarikan memperbincangkan Kyai yang satu ini adalah, pandangannya tentang model pengambilan hukum yang selama ini hanya menggunakan qoul dari beberapa ulama yang tertuang dalam naskah kitab kuning, lebih didinamiskan lagi dengan cara pendekatan metodologi. Pandangan ini kemudian hari pada konbes NU di Lampung tahun 1992 ditetapkan sebagai keputusan, model pengambilan hukum dalam bahtsul masail.

Faktor kemenarikan yang lain, Kyai ini sering tampil di forum forum ilmiah dan akademis seperti seminar dan sejenisnya. Bahkan sering bersanding dengan para cendekiawan kampus. Terdengar pula cerita sewaktu seminar Nasional tentang umat islam di UGM beliau membuat makalah selama perjalanan antara Pati dan Jogjakarta. Hal itu diketahui oleh semua peserta diskusi.

Alangkah hebatnya Kyai ini, begitu pikir penulis. Dialah KH. MA. Sahal Mahudz (allahu yarham) Terbersit keinginan untuk sowan dan mengadirkan beliau di Kampus memalui sebuah acara. Maka ditetapkan oleh kawan kawan untuk menghelat acara dengan tema Dinamika Pesantren dalam pendidikan,. Setelah paniti terbentuk. Penulis ditunjuk untuk sowan dan datang ke Pesantren Maslakul Huda Kajen Pati yang diasuh beliau sendiri. Ditemani seorang kawan alumni Matole’ berangkat menuju pati. Dan begitulah awal pertemuan dengan Kyai Sahal.

Wonosobo, 12 Ramadlan 1439

Share biar yang lain tau